Pendekatan Pastoral terhadap Pelestarian Hutan

David Eko Setiawan, Silas Dismas Mandowen

Abstract


Forests are habitats for various species of living things. Their survival depends heavily on the preservation of their habitat. However, many forests have been damaged by human actions. It also poses a variety of ecological problems. This condition should encourage the church to find the right solution to the problem. Through the cultural mandate attached to it, the church is expected to play an active role in preserving forests. This can be realized through a pastoral approach oriented towards the involvement of the congregation in preserving forests from irresponsible actions. This research aims to show how important the role of the church in preserving forests. Through a concrete pastoral approach, the church can answer the cultural mandate.  The method used in this study is the literature method. The results of this study show that based on the principles of cultural mandate in the Bible, the church is required to be actively involved in addressing ecological problems. The involvement is manifested in the pastoral approach to the congregation by educating them about the nature of forests and through practical actions involving them to preserve forests as habitats for various species of living beings.  Hutan merupakan habitat bagi berbagai spesies mahkluk hidup. Kelangsungan hidup mereka sangat bergantung pada pelestarian habitatnya. Namun demikian banyak hutan yang telah rusak akibat ulah manusia. Hal itu rupanya juga menimbulkan berbagai problem ekologi. Kondisi ini seharusnya mendorong gereja untuk mencari solusi yang tepat atas masalah tersebut. Melalui mandat budaya yang melekat padanya, gereja diharapkan berperan aktif dalam melestarikan hutan. Ini dapat diwujudkan melalui pendekatan pastoral yang berorientasi kepada keterlibatan jemaat dalam melestarikan hutan dari tindakan yang tidak bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukan betapa pentingnya peran gereja dalam melestarikan hutan. Melalui sebuah pendekatan pastoral yang konkrit, gereja dapat mengejawantahkan mandat budaya tersebut.  Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan prinsip-prinsip mandat budaya yang ada di dalam alkitab, gereja dituntut untuk terlibat aktif dalam mengatasi problem ekologi. Keterlibatan itu diwujudkan dalam pendekatan pastoral kepada jemaat dengan mengedukasi mereka tentang hakikat hutan serta melalui tindakan-tindakan praktis yang melibatkan mereka untuk melestarikan hutan sebagai habitat bagi berbagai spesias mahkluk hidup.

Keywords


Gereja, pelestarian, hutan, pastoral, ekologi

Full Text:

PDF

References


Ardhana, I Putu Gede. “Kajian Kerusakan Sumberdaya Hutan Akibat Kegiatan Pertambangan.” Ecotrophic: Journal of Environmental Science 6, no. 2 (2015): 87–93.

Ayres, Jennifer R. “Cultivating the ‘Unquiet Heart’: Ecology, Education, and Christian Faith.” Theology Today 74, no. 1 (2017): 57–65.

Borrong, Robert P. “Kronik Ekoteologi: Berteologi Dalam Konteks Krisis Lingkungan.” Stulos 17, no. 2 (2019): 185–212.

Cahyono, Waluyo Eko. “Pengaruh Pemanasan Global Terhadap Lingkungan Bumi.” Berita Dirgantara LAPAN 16 (2015): 28–31.

Danny, Crowther. “Komunitas Yang Relevan.” In Jemaat Misioner, edited by Yoel M. Indrasmoro, John Ruck, M.S.M Situmorang, and Amelia Situmorang Wenas, 507. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2011.

Darmadi, Daud. “Konsep Mandat Budaya Sebagai Upaya Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup.” Kaluteros: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2020): 1–16.

Deane-Drummond, Celia. Teologi Dan Ekologi. jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Drewes, B. F. & Julianus Mojou. Apa Itu Teologi ? Pengantar Kedalam Ilmu Teologi. jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

Edwards, Denis. Ecotheology:Science and Religion Primer. Grand Rapids: Baker, 2009.

Erari, Karel Phil. Spirit Ekologi Integral. jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

Kartono, Kartini. Pengantar Metodologi Research Sosial. Bandung: Alumni Bandung, 1980.

Kemendikbud Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. “Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring.” Last modified 2016. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/pandemi.

L.Rasmussen, Larry. Komunitas Bumi Dan Etika Bumi. jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.

L Ginoga, Kirsfianti, Mega Lugina, and Deden Djaenudin. “Kajian Kebijakan Pengelolaan Hutan Lindung.” Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan 2, no. 2 (2005): 169–194.

Lelboy, Viktoria. “Membangun Kepedulian Pastoral Ekologi.” Jurnal REINHA 7, no. 2 (2017): 73–88.

Mohammad Ramlan. “Pemanasan Global (Global Warming).” Jurnal Teknologi Lingkungan 3, no. 1 (2002): 30–32.

Ngabalin, Marthinus. “Ekoteologi : Tinjauan Teologi Terhadap Keselamatan Lingkungan Hidup.” CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika 1, no. 2 (2020): 118–134.

Risda, Hutagalung. “Perspektif Dan Aksi Agama-Agama Di Indonesia Atasi Perubahan Iklim.” Https://www.forda-mof.org.

Sambodo, Katmoko Ari, Mulia Inda Rahayu, Novie Indriasari, and M Natsir. Klasifikasi Hutan-Non Hutan Data Alos Palsar Menggunakan Metode Random Forest. Prosiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2014, n.d.

Setiawan, David Eko. “Menjembatani Injil Dan Budaya Dalam Misi Melalui Metode Kontektualisasi.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 3, no. 2 (2020): 160–180.

Smykowski, Krzysztof. “Ecological Conversion and Its Pastoral Ministry as a Stipulation for True Reconciliation.” Rocznik Teologii Katolickiej 17, no. 1 (2018): 7–17.

Stevanus, Kalis. “Pelestarian Alam Sebagai Perwujudan Mandat Pembangunan: Suatu Kajian Etis-Teologis.” KURIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 5, no. 2 (2019): 94–108. http://www.sttpb.ac.id/ e-journal/index.php/kurios/article/view/ 107/70.

Suryati, Tuti, Fatliah Salim, and Titiresmi. “Pemanasan Global Dan Keanekaragaman Hayati.” Teknologi Lingkungan 8, no. 1 (2007): 61–68.

Telaumbanua, Sozawato. “PAK Gereja Dalam Konteks Lingkungan Hidup Suatu Refleksi Terhadap Markus 16:15.” Jurnal Shanan 4, no. 1 (2020): 41–56. http://library1.nida.ac.th/termpaper6/sd/2554/19755.pdf.

Yuono, Yusup Rogo. “Melawan Etika Lingkungan Antroposentris Melalui Interpretasi Teologi Penciptaan Sebagai Landasan Bagi Pengelolaan-Pelestarian Lingkungan.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 2, no. 1 (2019): 186–206.

Zaluchu, Sonny Eli. “Metode Penelitian Di Dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan.” Jurnal Teologi Berita Hidup 3, no. 2 (2021): 6.

Statistik, Biro Pusat. “Nikah, Talak Dan Cerai, Serta Rujuk, 2007–2016,” 2020. https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/893.

Tanner, J. Paul. “The History of Interpretation of the Song of Songs.” Biblioteca Sacra 154:163 (1997).

———. “The Message of the Song of Songs.” Biblioteca Sacra 154:163 (1997).

Tiwery Yudit, Weldemina. “Desire of Love: Menafsir Kidung Agung 7:10-8:4.” GEMA TEOLOGI 39, no. 1 (2015): 1–14.

Trible, Phyllis. God and The Rhetoric of Sexuality. London: SCM Press, 1992.

Trucksess, Kurt. Solomon on Sex. Spirit Lake: Faith Church, 2012.

VI, Paus Paulus. “Humanae Vitae: Encycal on the Right Ordering of Procreation Children.” Acta Apostolociae Sedis 60 12 (1968).

Vos, Charles F. Pfeiffer dan Howard F. The Wyclife Historical Geography of Bible Lands. Chicago: Moody Publishers, 1967.

Waltke, Bruce K. An Introduction To Biblical Hebrew Syntax. Indiana: Eisenbrauns, 1990.

Warren, Rick. Rick Warren’s Bible Study Methods. Michigan: Zondervan, 2006.

Watson, W.G.E. Classical Hebrew Poetry: A Guide to Its Techniques. Sheffield: Sheffield Academic Press, 1984.

Wijaya, Agetta Putri. “Tafsir Alegoris, Konstruksi Teologis, Dan Unsur Erotis Dalam Kitab Kidung Agung.” Indonesian Journal of Theology 4, no. 2 (2016): 237–56.

Wiseman, G. Lloyd Carr & D. J. The Song of Solomon: An Introduction and Commentary. Downers Grove: Inter-Varsity Press, 1984




DOI: https://doi.org/10.46817/huperetes.v2i2.51

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Diterbitkan oleh:

Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan, Jalan Gajah Mada 50 Pontianak - Kalimantan Barat.  Email: office@sttkalimantan.ac.id

HUPERETES telah diindeks pada: 

                

 

View HUPERETES Stats
Owner : JP Harga Emas Melojak Tajam Live RTP Menjadi Acuan di Mahjong Ways 3 Seorang Kakek di Jawa Tengah Terkejut Menemukan Scatter Hitam di Mahjong Ways Resep Masak Scatter Hitam Ala Ala Masakan Server Jepang Jefcol Pemuda Asal Malang Menang Besar di Mahjong Ways 3 Berkat Bantuan Scatter Hitam Riski Pecahkan Rekor Kemenangan di Mahjong Ways 3 For4D Bermodal Live RTP dan Pola Mesin777 Scatter Hitam Meledakkan Dimas Si Supir Metromini Yang Mendapatkan Banjirnya Scatter Hitam Begini Caranya Unutuk Mendapatkan Scatter Hitam Mahjong Ways 2 DI FOR4D dapatkan cuanmu sekarang bermain mahjong ways SCATTER HITAM Nongol Terus di Mahjong Ways 2 For4D Arif Punya Cara Mudah Menang Cuan Gak Ada Henti Saldo Meledak Tips dan Trik Menaklukkan Scatter Hitam di Permainan Mahjong Ways 2 Rahasia buk Santi Sang Penakluk Naga Hitam Ganas Terungkapnya Rahasia Bermain di Mahjong Ways 3 Lengkap dengan Tutorial Fenomena Scatter Hitam Resep Masakan Bu Siti yang Mendadak Viral dan Jadi Perbincangan Warganet Bu Guru Salsa Viral Usai Bermain Scatter Hitam di Mahjong Ways 3 Boy Mahasiswa Asal Jakarta Bagi Bagi Saldo Dana Gratis Usai Menang 88 Juta di Mahjong Ways Rahasia Terbaik Lele dengan Bibit Asli Scatter Hitam Auto Cuan Tiap Hari Strategi Anak Kos Surabaya Uang Jajan 50 Ribu Berbuah Rp.247.600.000 Juta di Mahjong Ways 2 RTP presisi Mahjong Wins 3 kombinasikan Tak Disangka Pekerja Angkat Sawit dengan Gaji Kecil Berubah Jadi Bos Sawit Setelah Menang Mahjong Ways 2 Teknik Scatter Hitam Bocor Dari Joni Operator Bengkel Surabaya Modal 35K Tembus Jackpot 198 Juta Berkat Pola Panda Habanero RTP Tinggi Heboh Modal Receh Seratus Ribu di Mahjong Ways 2 Mengubah Pemain Jadi Trader Crypto Sukses dengan Cuan Fantastis Viral Modal Kecil Bermain Mahjong Ways 2 Bisa Mengantarkan Pemain Jadi Bos Tambang Emas Mendadak Dari Hidup Pas Pasan Pemain Mahjong Ways 2 Mendadak Jadi Juragan Perkebunan Setelah Raup Kemenangan Fantastis Berawal dari Modal Receh di Mahjong Ways 2 Pria Desa Kini Jadi Pengusaha Properti Muda yang Sukses Rahasia Scatter Hitam Mahjong Ways 2 yang Jarang Terungkap Pemain Desa Jadi Kaya