Pembentukan Integritas Pelayan Tuhan Melalui Pendidikan Karakter Kristen
Abstract
This research was conducted to identify, analyze and describe the concept of forming the integrity of God's servants through Christian character education in Christian universities. This research is important because students will be the ones who shape the character of others, when entering their responsibilities as pastors, shepherds or religious teachers. The formation of integrity is important so that the graduates produced have qualified theological knowledge and good life character. The research was conducted using the literature research method. The results showed that the integrity profile of the servant of God that is expected to be formed is (1) a servant leader; (2) a servant who is willing to follow the example of Jesus and be an example for the congregation; (3) a servant who is ready to face regeneration (4) a servant who maintains holiness of life. Meanwhile, the approaches used to shape the integrity of God's servants are (1) a biblical approach; (2) a religious learning approach and (3) a faith community approach (social interaction). Therefore, a healthy environmental model and positive social interactions are needed for the formation of learners' integrity. These findings lead to recommendations for designing Christian character education in Christian colleges with a faith community approach, which focuses on personal development, which will then lead to community development. Habit formation through repetition is effective if followed by the cultivation of understanding and belief that it will become a habit.
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi, menganalisis serta mendeskripsikan konsep pembentukan integritas pelayan Tuhan melalui pendidikan karakter Kristen di perguruan tinggi Kristen. Penelitian ini penting dilakukan karena para mahasiswa akan menjadi orang-orang yang membentuk karakter orang lain, ketika memasuki tanggung jawabnya sebagai pendeta, gembala atau guru agama. Pembentukan integritas menjadi hal yang penting agar lulusan yang dihasilkan memiliki pengetahuan teologi yang mumpuni dan karakter hidup yang baik. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil integritas pelayan Tuhan yang diharapkan terbentuk adalah (1) pemimpin yang bersifat hamba; (2) pelayan yang bersedia mengikuti teladan Yesus dan menjadi teladan bagi jemaat; (3) pelayan yang siap menghadapi regenerasi (4) pelayan yang memelihara kekudusan hidup. Sedangkan pendekatan yang digunakan untuk membentuk integritas pelayan Tuhan adalah (1) pendekatan Alkitabiah; (2) pendekatan pembelajaran agama dan (3) pendekatan komunitas iman (interaksi sosial). Oleh karena itu, diperlukan model lingkungan yang sehat dan interaksi sosial yang positif untuk pembentukan integritas peserta didik. Temuan ini mengarah pada rekomendasi untuk merancang pendidikan karakter Kristen di perguruan tinggi Kristen dengan pendekatan komunitas iman, yang menitikberatkan pada pengembangan pribadi, yang kemudian akan mengarah pada pengembangan komunitas. Pembentukan kebiasaan melalui pengulangan efektif jika diikuti dengan penanaman pemahaman dan keyakinan akan menjadi sebuah kebiasaan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anggu, Peter. “Integritas Diri Sebagai Karakter Pelayan Tuhan.” In Utuslah Aku; Panggilan Yang Tak Lekang Oleh Waktu, edited by Daniel Ronda. Bandung: Kalam Hidup, 2012.
Bali, MMEI, and Abwabun Naim. “Tipologi Interaksi Sosial Dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Siswa.” Jurnal Pendidikan Agama Islam 4, no. 1 (2020): 47–62.
Brownlee, Malcolm. Pengambilan Keputusan Etis Dan Faktor-Faktor Di Dalamnya. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.
Covey, Stephen R. The 7 Habits of Highly Effective People: Restoring the Character Ethic. New York: Rosetta Books, 2009.
Debora, Kiki, and Chandra Han. “Pentingnya Peranan Guru Kristen Dalam Membentuk Karakter Siswa Dalam Pendidikan Kristen: Sebuah Kajian Etika Kristen.” Diligentia: Journal of Theology and Christian Education 2, no. 1 (2020): 1–14.
DPR RI. UU No 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi. Indonesia, 2012.
Edge, Findley B. Teaching for Reslut. Nashville: Broadman Press, 1956.
Fahri, Lalu Moh, and Lalu A Hery Qusyairi. “Interaksi Sosial Dalam Proses Pembelajaran.” PALAPA 7, no. 1 (2019): 149–166.
Gilliland, Dean S. Pauline Theology & Mission Practice. Michigan: Baker Book House Company, 1983.
Green, Jay P. The Interlinear Bible. Edited by Jay P. Green. Massachusetts: Hendrickson Publisher, 1986.
Hakh, Samuel B. “Timotius Dan Tongkat Estafet Pelayanan Gereja.” In Berakar Di Dalam Dia Dan Dibangun Di Atas Dia, edited by Robert P. Borong. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1998.
Hasanah, Aan, and others. “Implementasi Model Pembelajaran Interaksi Sosial Untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik.” Jurnal Pendidikan 9, no. 1 (2021): 22–32.
Hays, J. Daniel, and J. Scott Duvall. Buku Pegangan Alkitab Berilustrasi 1. Malang: Literatur SAAT, 2017.
Henry, Matthew. Surat Galatia, Filipi, Kolose, 1 & 2 Tesalonika, 1 & 2 Timotius, Titus Filemon. Surabaya: Momentum, 2015.
Ismail, Andar. Selamat Mengikut Dia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.
Jon, Jon. “Pengembangan Prosedur Sistem Perkuliahan Online Yang Efektif Dalam Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Semarang.” Shift Key: Jurnal Teologi dan Pelayanan 10, no. 2 (2020): 147–161.
Jumrawarsi, Jumrawarsi, and Neviyarni Suhaili. “Peran Seorang Guru Dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Kondusif.” Ensiklopedia Education Review 2, no. 3 (2020): 50–54.
Kaiser Jr, Walter C. Toward Old Testament Ethics. Michigan: Zondervan Publishing House, 1983.
Kemendikbud. “Mendikbud Bicara SDM Unggul Pada Pelantikan Rektor UI Periode 2019-2024.” Last modified 2019. Accessed March 19, 2022. https://www.kemdikbud.go.id/ main/blog/2019/12/mendikbud-bicara-sdm-unggul-pada-pelantikan-rektor-ui-periode-20192024.
Maxwell, John C. The Difference Maker: Menjadikan Sikap Sebagai Aset Terbesar Anda. Jakarta: Immanuel Publishing House, 2007.
Mendrofa, Eriyani. “Model Pengajaran Alkitab Dalam Pendidikan Kristen Di Era Digital.” Didaktikos: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 4, no. 2 (2021).
O’Gorman, Robert T. “Komunitas Iman.” In Memetakan Pendidikan Kristiani; Pendekatan-Pendekatan Pembelajaran Jemaat, edited by Jack L. Seymour. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.
Richards, Lawrence O. A Theology of Christian Education. Michigan: Zondervan Publishing House, 1975.
Samarenna, Desti, and Harls Evan R Siahaan. “Memahami Dan Menerapkan Prinsip Kepemimpinan Orang Muda Menurut 1 Timotius 4: 12 Bagi Mahasiswa Teologi.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 1 (2019): 1–13.
Santoso, Anton Budi, and Shinta Oktafien. “Peningkatan Prestasi Belajar Mahasiswa Dengan Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Kondusif.” Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni 2, no. 1 (2018): 52–59.
Siby, Leonardus Rudolf. “Prinsip Alkitab Tentang Pendidikan.” In Pendidikan Kristen Ideal Di Era Digital Konteks Sekolah, edited by Ester Yuniati. Palembang: Inteligi, 2022.
———. “The Discipleship Approach to Implementation of Christian Religious Education in Higher Education.” Ambassadors 2 No. 2 (2021): 64–74. https://stt-indonesia.ac.id/journal/index.php/ojs/article/view/43.
Siby, Leonardus Rudolf, and Priyantoro Widodo. “Literasi Alkitab Digital Dalam Pemuridan Pemuda: Sebuah Refleksi Kritik Puisi Terhadap Mazmur 119: 9.” Thronos: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 1 (2021). http://ojs.bmptkki.org/index.php/thronos/article/view/28.
Sidjabat, Binsen S. Membangun Pribadi Unggul; Suatu Pendekatan Teologis Terhadap Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Andi, 2015.
———. “Penguatan Guru PAK Untuk Pendidikan Karakter: Melihat Kontribusi Seri Selamat.” Evangelikal (2019).
Sudjarwo, Markus. “Mengaplikasikan Integritas Gembala Jemaat Menurut Surat-Surat Penggembalaan.” Epigraphe: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 3, no. 2 (2019): 173–189.
Suharta, I Made. “Pentingnya Integritas Pelayan Kristus Menurut Titus 1: 6-9 Dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Gerejawi.” Scripta: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual 5, no. 1 (2018): 75–98.
Telaumbanua, Arozatulo. “Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Siswa.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 1, no. 2 (2018): 219–231.
Thayer, Joseph H. Thayer’s Greek-English Lexicon of the New Testament: Hendrickson Academic, 1995.
Verkuyl, J., and W Lempp. Mahasiswa Yang Bertanggung Jawab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1993.
Waruwu, Natanaeli, and Subagio Wirdjo Mintodihardjo. “Studi Praktika Teologis Tentang Pentingnya Integritas Hamba Tuhan Dalam Memenuhi Panggilan Berdasarkan 2 Korintus 11: 7-33 Bagi Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi.” Alucio Dei 6, no. 1 (2022): 49–59.
Widyaiswara, Darmayanti. “Makna Sebuah Integritas.” https://kkp.go.id/brsdm/bdasukamandi/artikel/19129-makna-sebuah-integritas.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008.
DOI: https://doi.org/10.46817/huperetes.v3i2.95
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Diterbitkan oleh:
Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan, Jalan Gajah Mada 50 Pontianak - Kalimantan Barat. Email: office@sttkalimantan.ac.id
HUPERETES telah diindeks pada:
View HUPERETES Stats



.jpg)










