Fenomena Radikalisme Agama di Ruang Publik: Suatu Potensi dan Tantangan Bagi Kaum Muda Kristen

Romelus Blegur, Leniwan Darmawati Gea, Aprilyanto Silitonga

Abstract


The focus of this research is on religious radicalism as a public phenomenon that affects the breakdown of interreligious relations. The radicals put a very strict emphasis on differences in religious doctrines to the point where they closed the space for meeting with adherents of other religions. This research aims to urge churches and believers to always be alert and anticipate potential radicalism from Christians, especially the younger generation who are vulnerable to being affected by the dangers of radicalism which poses a threat to inter-religious tolerance. This study uses descriptive research methods, by describing the situation of religious radicalism which is increasingly prevalent. The sources used as references in this writing are articles and related reference books. The factors that contributed to the growth of radicalism were sociology, psychology, and ideology. Related to that, several things that are necessary in an effort to counteract its influence on young Christians are educating awareness of togetherness in religious diversity, building dialogic awareness, and organizing peaceful actions. These points can be a contribution to the thinking and practice of the church in caring for diversity while counteracting the dangers of radicalism that can affect young Christians.

Fokus penelitian ini adalah tentang radikalisme agama sebagai fenomena publik yang berpengaruh pada kerusakan relasi antar agama. Kaum radikal memberi penekanan yang sangat ketat pada perbedaan doktrin agama hingga menutup ruang perjumpaan dengan sesama pemeluk agama lain. Penelitian ini bertujuan menghimbau gereja dan orang percaya untuk selalu siaga dan mengantisipasi potensi-potensi radikalisme dari kalangan Kristen, khususnya generasi muda yang rentan dipengaruhi oleh bahaya radikalisme yang menjadi ancaman bagi toleransi antar umat agama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, dengan mendeskripsikan situasi radikalisme agama yang kian marak terjadi. Sumber-sumber yang menjadi acuan dalam penulisan ini adalah artikel dan buku-buku referensi terkait. Faktor-faktor yang turut mempelopori tumbuhnya paham radikal, yaitu sosiologi, psikologi dan ideologi. Terkait itu, beberapa hal yang perlu sebagai upaya untuk menangkal pengaruhnya terhadap kaum muda Kristen adalah mendidik kesadaran akan kebersamaan dalam keberagaman agama, membangun kesadaran dialogis, dan menggalang aksi damai. Pokok-pokok tersebut dapat menjadi sumbangan bagi pemikiran dan praksis gereja dalam merawat keberagaman sembari menangkal bahaya radikalisme yang dapat memengaruhi kaum muda Kristen.


Keywords


fenomena; kaum muda Kristen; radikalisme agama; ruang publik

Full Text:

PDF

References


Agustin, Aulia. “Perdamaian Sebagai Perwujudan Dalam Dialog Antar Agama.” Jurnal Agama, Sosial dan Budaya 1, no. 2 (2019): 17–34.

Ariarajah, Wesley S. Tidak Mungkin Tanpa Sesamaku - Isu-Isu Dalam Relasi Antar-Iman. 1st ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Azca, Muhammad Najib. “Yang Muda, Yang Radikal: Refleksi Sosiologis Terhadap Fenomena Radikalisme Kaum Muda Muslim Di Indonesia Pasca Orde Baru.” Maarif Institute for Culture and Humanity 8, no. 1 (2013): 14–44.

Dewantara, Agustinus Wisnu. “RADIKALISME AGAMA DALAM KONTEKS INDONESIA YANG AGAMIS DAN BERPANCASILA.” JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik 19, no. 1 (April 17, 2019): 1–14. https://ejournal.widyayuwana.ac.id/index.php/jpak/article/view/222.

Farid, Muhammad. “Ruang Publik Dan Agama Masa Depan.” Journal Ilmu Sosial, Politik dan Pemerintahan 2, no. 2 (2021): 1–22.

Gea, Leniwan Darmawati. “Pendidikan Kristen Dalam Bingkai Multikulturalitas Bangsa Indonesia: Suatu Perspektif Terhadap Amanat Agung Dalam Matius 28:19-20.” Jurnal Teologi Injili 1, no. 2 (2021): 61–71.

Gea, Leniwan Darmawati, and I Putu Ayub Darmawan. “TANTANGAN HUMANISME BAGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN ABAD 21 DAN TANGGAP TEOLOGISNYA.” Shanan 5, no. 1 (2021): 1–14. Accessed October 13, 2021. http://ejournal.uki.ac.id/index.php/shan/article/view/2621/1769.

Ghifari, Fauzi Iman. “Radikalisme Di Internet.” Jurnal Agama Dan Lintas Budaya 2, no. 1 (2017): 123–134.

Ichwayudi, Budi. “Dialog Lintas Agama Dan Upaya Menangkal Potensi Radikalisme Di Kalangan Pemuda.” Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam 29, no. 1 (2020): 41–51.

Ikeda, Daisaku. Demi Perdamaian-7 Jalur Menuju Keharmonisan Global. 1st ed. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer, 2008.

Iqbal, Muhamad. Syaukat, Mahmud end Indriani Iin. “Resiko Radikalisme Menyasar Kalangan Remaja Melalui Media Sosial.” Pro Bono, jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1, no. 2 (2021): 114–122.

Iqbal, Mohamad. “Kontra Radikalisme Dalam Bentuk Ketahanan Ideologi Di Kalangan Pemuda Kota Padang Studi Kasus : Metode Brainwashing Di HMI Cabang Padang.” Jurnal Cendikia Waskita 4, no. 1 (2020): 493–505.

Kärkkäinen, Veli-Matti. Tritunggal Dan Pluralisme Agama. Edited by Armand H.M. Sundah. 3rd ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2020.

Kruglanski, Arie W. “Violent Radicalism and the Psychology of Prepossession.” Social Psychological Bulletin 13, no. 4 (2018): 1–18.

Lubis, Dahlia, and Husna Sari Siregar. “Bahaya Radikalisme Terhadap Moralitas Remaja Melalui Teknologi Informasi (Media Sosial).” Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama 20, no. 1 (2020): 21–34. http://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/ aplikasia/article/view/2360.

Menoh, Gusti A. B. Agama Dalam Ruang Publik. 4th ed. Yogyakarta: PT KANISIUS, 2018.

Muhammad, Wahyudi Akmaliah, and Khelmy K. Pribadi. “Anak Muda, Radikalisme, Dan Budaya Populer.” MAARIF 8, no. 1 (2013): 132–153.

Mujibur Rahman. “Visualisasi Agama Di Ruang Publik: Komodifikasi, Reproduksi Simbol Dan Maknanya.” HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman 4, no. 1 (2018): 91–106.

Nasution, Latipah. “Hak Kebebasan Berpendapat Dan Berekspresi Dalam Ruang Publik Di Era Digital.” ’Adalah 4, no. 3 (2020): 37–48.

Natalia, Angga. “FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RADIKALISME DALAM BERAGAMA (Kajian Sosiologi Terhadap Pluralisme Agama Di Indonesia)” (n.d.).

Putrawangsa, Susilahudin, and Uswatun Hasanah. “Integrasi Teknologi Digital Dalam Pembelajaran Di Era Industri 4.0.” Jurnal Tatsqif 16, no. 1 (2018): 42–54.

Qodir, Zuly. “Kaum Muda, Intoleransi, Dan Radikalisme Agama.” Jurnal Studi Pemuda 5, no. 1 (2016): 429–445.

Rantung, Djoys A. “Peran Pak Dalam Gereja Untuk Menangkal Radikalisme Dan Fundamentalisme Agama Di Kalangan Generasi Muda.” Jurnal Shanan 2, no. 1 (2018): 1–38.

Ricoeur, Paul. Teori Interpretasi. 1st ed. Jogjakarta: IRCiSoD, 2014.

Rumbaru, Musa, and J. Hasse. “Radikalisme Agama Legitimasi Tafsir Kekerasan Di Ruang Publik” 16, no. 2 (2016): 368–386.

Rumbaru, Musa, and Hasse J. “Radikalisme Agama Legitimasi Tafsir Kekerasan Di Ruang Publik.” Al-Ulum 16, no. 2 (2016): 368–386.

———. “Radikalisme Agama Legitimasi Tafsir Kekerasan Di Ruang Publik.” Al-Ulum 16, no. 2 (2017): 368–386.

Samosir, Leonardus. Agama Dengan Dua Wajah. Edited by Yon Fitria, Helen ; Lesek. jakarta: obor, 2010.

Schmid, Alex P. Radicalisation, De-Radicalisation, Counter-Radicalisation: A Conceptual Discussion and Literature Review. ICCT Research Paper. England: The International Centre for Counter-Terrorism (ICCT), 2013. https://www.icct.nl/app/uploads/ download/file/ICCT-Schmid-Radicalisation-De-Radicalisation-Counter-Radicalisation-March-2013.pdf.

Sinaga, Martin Lukito. Beriman Dalam Dialog. Edited by Ardi Vonny, Veronica B. dan Setiawan. 2018th ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.

Singgih, Emanuel Gerrit. Menguak Isolasi, Menjalin Relasi: Teologi Kristen Dan Tantangn Dunia Postmodern. 1st ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Speckhard, Anne. “Sacred Terror Insights into the Psychology of Religiously Motivated Terrorism.” In UCSIA Summer Seminar Faith-Based Radicalism:Christianity, Islam and Judaism between Constructive Activism and Destructive Fanaticism, 1–13. Antwerp Belgium, 2006.

Sudarmanto, G. Teologi Multikultural. Edited by Latumahina, Dina E. 1st ed. Batu: Departemen Multimedia YPPII Batu, Bidang Literatur, 2014.

Supriadi, Endang. “Radikalisme Dan Kaum Muda Dalam Perspektif Sosiologi.” Living Islam: Journal of Islamic Discourses 1, no. 1 (2018): 69.

Suryabrata, Sumadi. Metodologi Penelitian. 26th ed. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2015.

Tahir, Imran, and M. Irwan Tahir. “PERKEMBANGAN PEMAHAMAN RADIKALISME DI INDONESIA.” Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah 12, no. 2 (2020): 74–83.

Tinambunan, Edison R.L., and Ignasius Budiono. “FABC (Federation of Asian Bishops’ Conferences):” Studia Philosophica et Theologica 22, no. 1 (2022): 1–18.

Wattimena, Reza A.A. “Kosmopolitanisme Sebagai Jalan Keluar Atas Tegangan Abadi Antara Neokolonialisme, Radikalisme Agama, Dan Multikulturalisme | Cosmopolitanism As a Solution To the Eternal Tension Between Neo-Colonialism, Religious Radicalism, and Multiculturalism.” Jurnal Ledalero 17, no. 1 (2018): 119–132.

Wibowo, A. Setyo. Paidea: Filsafat Pendidikan-Politik Platon. Edited by Widiantoro. Yogyakarta: Penerbit PT. Kanisius, 2017.

Widyaningsih, Rindha. Deteksi Dini Radikalisme. Edited by Agus Haryanto. 1st ed. Purwokerto: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, 2019. https://www.researchgate.net/profile/Rindha-Widyaningsih/publication/333967877 _Deteksi_Dini_Radikalisme/links/5ec7848e458515626cbf4bd8/Deteksi-Dini-Radikalisme.pdf.

Widyaningsih, Rindha . Sumiyen and Kuntarto. “Kerentanan Radikalisme Agama Di Kalangan Kaum Muda.” Prosiding Seminar Nasional dan Call for Papers ”Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan VII”17- 18November 2017 6, no. 1 (2017): 1553–1562.

Widyaningsih, Rindha, Sumiyem, and Kuntarto. “Kerentanan Radikalisme Agama Dikalangan Anak Muda.” Prosiding Seminar Nasional dan Call for Papers ”Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan 6 (2017): 1553–1562.

Williams, Timothy. “Ideological and Behavioural Radicalisation into Terrorism – An Alternative Sequencing.” Journal for Deradicalization, no. 19 (2019): 85–121.

Yewangoe, Andreas A. Tidak Ada Ghetto. Gereja Di Dalam Dunia. 1st ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Zamakhsari, Ahmad. “Teologi Agama-Agama Tipologi Tripolar; Eksklusivisme, Inklusivisme Dan Kajian Pluralisme.” Tsaqofah 18, no. 1 (2020): 35.




DOI: https://doi.org/10.46817/huperetes.v4i1.124

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Diterbitkan oleh:

Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan, Jalan Gajah Mada 50 Pontianak - Kalimantan Barat.  Email: office@sttkalimantan.ac.id

HUPERETES telah diindeks pada: 

                

 

View HUPERETES Stats
Owner : JP Harga Emas Melojak Tajam Live RTP Menjadi Acuan di Mahjong Ways 3 Seorang Kakek di Jawa Tengah Terkejut Menemukan Scatter Hitam di Mahjong Ways Resep Masak Scatter Hitam Ala Ala Masakan Server Jepang Jefcol Pemuda Asal Malang Menang Besar di Mahjong Ways 3 Berkat Bantuan Scatter Hitam Riski Pecahkan Rekor Kemenangan di Mahjong Ways 3 For4D Bermodal Live RTP dan Pola Mesin777 Scatter Hitam Meledakkan Dimas Si Supir Metromini Yang Mendapatkan Banjirnya Scatter Hitam Begini Caranya Unutuk Mendapatkan Scatter Hitam Mahjong Ways 2 DI FOR4D dapatkan cuanmu sekarang bermain mahjong ways SCATTER HITAM Nongol Terus di Mahjong Ways 2 For4D Arif Punya Cara Mudah Menang Cuan Gak Ada Henti Saldo Meledak Tips dan Trik Menaklukkan Scatter Hitam di Permainan Mahjong Ways 2 Rahasia buk Santi Sang Penakluk Naga Hitam Ganas Terungkapnya Rahasia Bermain di Mahjong Ways 3 Lengkap dengan Tutorial Fenomena Scatter Hitam Resep Masakan Bu Siti yang Mendadak Viral dan Jadi Perbincangan Warganet Bu Guru Salsa Viral Usai Bermain Scatter Hitam di Mahjong Ways 3 Boy Mahasiswa Asal Jakarta Bagi Bagi Saldo Dana Gratis Usai Menang 88 Juta di Mahjong Ways Rahasia Terbaik Lele dengan Bibit Asli Scatter Hitam Auto Cuan Tiap Hari Strategi Anak Kos Surabaya Uang Jajan 50 Ribu Berbuah Rp.247.600.000 Juta di Mahjong Ways 2 RTP presisi Mahjong Wins 3 kombinasikan Tak Disangka Pekerja Angkat Sawit dengan Gaji Kecil Berubah Jadi Bos Sawit Setelah Menang Mahjong Ways 2 Teknik Scatter Hitam Bocor Dari Joni Operator Bengkel Surabaya Modal 35K Tembus Jackpot 198 Juta Berkat Pola Panda Habanero RTP Tinggi Heboh Modal Receh Seratus Ribu di Mahjong Ways 2 Mengubah Pemain Jadi Trader Crypto Sukses dengan Cuan Fantastis Viral Modal Kecil Bermain Mahjong Ways 2 Bisa Mengantarkan Pemain Jadi Bos Tambang Emas Mendadak Dari Hidup Pas Pasan Pemain Mahjong Ways 2 Mendadak Jadi Juragan Perkebunan Setelah Raup Kemenangan Fantastis Berawal dari Modal Receh di Mahjong Ways 2 Pria Desa Kini Jadi Pengusaha Properti Muda yang Sukses Rahasia Scatter Hitam Mahjong Ways 2 yang Jarang Terungkap Pemain Desa Jadi Kaya